Manchester United Tak Kunjung Membaik, Ralf Rangnick Membela Diri

Pelatih asal Jerman, Ralf Rangnick, membela diri terkait rekornya selama menangani klub Liga Inggris, Manchester United, yang kemudian mengundang kritik.

INDOSPORT.COM – Pelatih asal Jerman, Ralf Rangnick, membela diri terkait rekornya selama menangani klub Liga Inggris, Manchester United, yang kemudian mengundang kritik.

Pelatih asal Jerman, Ralf Rangnick, menarik perhatian saat menangani klub asal Inggris, Manchester United.

Seperti yang diketahui, eks pelatih RB Leipzig ini menggantikan pelatih asal Norwegia, Ole Gunnar Solskjaer dan pelatih interim, Michael Carrick pada Desember 2021 silam.

Manchester United di bawah asuhan Rangnick kebobolan 10 gol dari 14 pertandingan dalam kurun waktu tersebut dan mereka sempat kesulitan saat menghadapi Burnley dan Southampton.

Kendati demikian, performa saat menghadapi Brighton and Hove Albion pada pekan lalu patut diberi pujian karena Manchester United mampu tampil lebih baik.

Melihat kritik terhadap performa Manchester United, Ralf Rangnick mencoba tenang dan memberikan beberapa alasan.

Jelang laga melawan Leeds United pada Minggu (20/02/22) ini, Rangnick mencoba untuk kembali meraih kemenangan untuk menetapkan tempat di empat besar pada akhir musim 2021-2022.

“Sejak kekalahan melawan Wolverhampton Wanderers pada Januari, tentu saja tim terus bertumbuh. Kami mampu mengontrol permainan tidak 90 menit, tapi sebagian besar,” ujar Rangnick dilansir dari Daily Mail.

“Kami mendominasi pertandingan dan inilah tentang sepak bola. Tingkat kepercayaan diri kami meningkat karena mereka mampu mengontrol permainan.”

Baca Juga :  Profil Pemain Garuda Select Afrika: Omar Abbas, Pesaing Hokky Caraka

Check Also

'Diteror' karena Kemahalan, Borneo FC Turunkan Harga Tiket Piala Presiden 2022

Liga 1: Tradisi Keren Borneo FC, Orbitkan Pemain Muda Level Timnas Indonesia

Logo klub Liga 1, Borneo FC. INDOSPORT.COM – Asisten pelatih Borneo FC, Akhyar Ilyas, belum …

Leave a Reply

Your email address will not be published.