Netizen Nyinyir Soal Vaksinasi, Begini Jawaban Menohok Brylian Aldama

Resmi! gelandang Timnas Indonesia Brylian Aldama gabung tim kasta Teratas Kroasia.

INDOSPORT.COM – Pesepak bola Brylian Aldama mengikuti vaksin dosis ketiga pada Kamis (27/1/22). Namun, ada netizen yang nyinyir seakan tidak takut dengan pandemi.

Brylian Aldama memang sudah mengikuti vaksin dosis pertama dan kedua, sehingga ia bisa merantau ke Kroasia, membela tim HNK Rijeka, kemudian ke tim NK Pomorac.

Namun, berhubung saat ini Brylian Aldama tengah mengalami cedera dan tidak tampil reguler di tim, ia pun pulang ke Tanah Air, dan terpantau tengah berada di Surabaya.

Guna memanfaatkan waktu luang selama liburan di Indonesia, Brylian Aldama lantas mengikuti vaksinasi virus corona dosis ketiga atau kerap disebut sebagai Vaksin Booster.

Sebagai salah satu atlet dan influencer dengan 438.000 pengikut di Instagram, Brylian Aldama membagikan potretnya saat sedang menerima vaksin dosis ketiga.

Gelandang timnas Indonesia itu tentu berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk mengikuti vaksinasi, agar Indonesia segera bebas dari Covid-19. 

Namun nyatanya, ada saja netizen nyinyir yang menuliskan komentar saat Brylian Aldama mengunggah potretnya tengah mengikuti vaksinasi, di Instagram Story.

“Takut amat Bang sama Covid,” tulis netizen yang tidak dipublikasikan namanya itu.

Sontak saja, Brylian Aldama membalas komentar itu dengan jawaban menohok.

© Instagram @brylianaldamaa

Brylian Aldama membalas komentar nyinyir ketika sedang vaksin Covid-19. Copyright: Instagram @brylianaldamaaBrylian Aldama membalas komentar nyinyir ketika sedang vaksin Covid-19.

Baca Juga :  Pelatih Bali United Bicara Tentang Covid-19 Amuk Klub Liga 1

Check Also

Legowo Ditinggal De Ligt ke Chelsea, Juventus Bakal Angkut Bek Idaman AC Milan

Legowo Ditinggal De Ligt ke Chelsea, Juventus Bakal Angkut Bek Idaman AC Milan

Juventus tampaknya sudah legowo berpisah dengan Matthijs de Ligt di bursa transfer musim panas ini. …

Leave a Reply

Your email address will not be published.